fbpx
Waspada terhadap bahaya ular di sekitar rumah

Tips pencegahan bahaya ular.

 

Bagi warga yang tinggal disekitar Bintaro, Ciputat, Depok, BSD dan sekitarnya, dimohon untuk waspada terhadap bahaya banyaknya ular berbisa yang berkeliaran.

Berikut beberapa tips persiapan menghadapi bahaya tersebut:

  1. Bila terkena gigitan ular berbisa, ikat segera bagian atas dari titik gigitan tsb. Ikatan tidak boleh terlalu kencang, tapi cukup utk memperlambat aliran bisa dalam darah. Jika diikat terlalu kencang, dikhawatirkan akan menimbulkan pembengkakan atau bahkan matinya aliran darah dan menimbulkan necrosis. Usahakan jangan panik… Sambil mencari RS terdekat. Rumah sakit mana saja yang menyediakan Serum Anti Bisa Ular, antara lain : Rs Eka Hospital di BSD, Rs Suyoto di Veteran, Rs Dr, Cipto Mangunkusumo di Jakarta, dan semua RSUD.
  2. Letakan Keset IJUK pada pintu masuk utama dan pintu-pintu lainnya. Keset ini bisa dibeli dipasar traditional maupun pasar modern. Banyak yang mengatakan bahwa ular takut pada Garam, tapi ini suatu hal yang keliru. Ular takut pada ijuk.
  3. Taburkan KARBOL, OBAT PEL SEREH pada setiap LUBANG SALURAN AIR bagian dalam (kamar mandi, tempat cuci piring, dll) dan luar rumah (drainase). Bahan kimia ini tersedia di pasar-pasar Modern.
  4. Pasang TALI IJUK di sepanjang Tembok Pembatas dengan warga sebelah rumah (tersedia di toko bangunan yang biasa dipakai sbg pengikat bambu dan anggrek).
  5. Bila bertemu dengan ular, lebih baik diam jangan bergerak sampai ular menjauh. Lalu kita ambil ember, tutup dan tekan ular dengan ember itu dan beri benda pemberat agar ular tidak melarikan diri. Selanjutnya hubungi orang-orang yang mampu menangani ular tersebut.
  6. POTONG semua dahan pepohonan yang sudah melewati tembok pembatas dengan warga sebelah rumah dan yang MENEMPEL pada tembok rumah masing masing agar tidak menjadi JALUR masuk ular.
  7. BUANG atau SINGKIRKAN semua sisa/tumpukan barang apapun khususnya luar rumah agar tidak menjadi tempat/sarang ular.
  8. Periksa kembali bawah TABUNG GAS 12 kg, karena dari pengalaman para pawang, bisa menjadi tempat bersembunyinya ular dibawahnya.
  9. Bila bisa ular terkena mata, JANGAN DIKUCEK. Rendam Mata dalam air sambil DIKEDIP-KEDIPKAN berulang kali selama 1 jam.
  10. TUTUP SEMUA LUBANG DRAINASE atau.SALURAN LAINNYA dengan kawat nyamuk dan atau ijuk

Beberapa hal yang perlu diketahui tentang ular:

  • Ular bertelur sebanyak 9-15 butir.
  • Setahun bisa bertelur sampai 3x.
  • Telurnya tidak akan menetas bila sudah tersentuh tangan.
  • Ular mencari makan pada sore-malam hari.

Pahami cara penanganan yang benar.

Pernah terjadi adanya Satpam di Gading Serpong yang meninggal karena gigitan ular berbisa. Hal ini disebabkan karena ketidak-pahaman Satpam tersebut akan cara-cara penanganan ular berbisa.

Tonton beritanya disini.

Berikut kronologis kejadiannya:

  • ¬†Korban tidak paham spesies ular, menganggap ular itu jenis yang tidak¬† berbahaya. Ular Bungarus candidus (weling) ini memang mulai aktif di senja hingga malam hari untuk mencari makan. Salah satu ciri khas ular berbisa tinggi adalah nocturnal.
  • Korban berusaha memegang ular tersebut tanpa alat, sehingga jarinya kegigit. Ular itu memang melakukan gerakan patah patah dan mengejutkan.
  • Korban berusaha memegang kepala saat si ular diam, padahal dia sedang bersiap-siap untuk menyerang.
  • Korban belum pernah mendapatkan pelatihan yang benar tentang teknik penanganan ular bungarus. Beda spesies, beda teknik handling nya.
  • Luka di sedot oleh korban, hal yg justru mempercepat fase lokal menjadi fase sistemik yg mematikan.
  • Korban merasa hanya gatal, karena ular ini memiliki venom neurotoxcyn, tidak langsung merasa sakit kalau kena gigit. Tapi Venom nya langsung menyerang saraf yang mematikan fungsi jantung.

 

Hal yang perlu dipahami tentang Ular ini :

  • Ular Bungarus candidus ini memang masih banyak di alam dan di lingkungan rumah karena ular ini merupakan predator alami ular lain.
  • Tanpa ular weling / welang, akan ada ledakan populasi ular spesies lain di ekosistem.
  • Memahami karakter sifat dan teknik penanganan yang benar perlu disosialisasikan secara kontinyu kepada masyarakat luas.

Semoga tidak adalagi korban gigitan ular karena salah menerapkan teknik handling/ penangkapannya.

Salam Ular Indonesia
Yayasan Sioux Ular Indonesia
IG ular_indonesia
WA 08176800446

News Reporter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Call Now Button
Shares
error: Content is protected !!